Showing posts with label php. Show all posts
Showing posts with label php. Show all posts

Fungsi trim, ltrim, rtrim

| 0 comments

Fungsi trim ini berfungsi untuk menghindari inputan karakter kosong di awal maupun di akhir string. Kalau ltrim hanya mengabaikan karakter kosong di depan string saja, lain halnya dengan rtrim yang hanya mengabaikan karakter kosong di belakang string saja

Scriptnya:



Fungsi trim, ltrim, rtrim
<?
$kata=" aku ";
$panjang=strlen($kata);

$trim=trim($kata);
$pt=strlen($trim);

$ltrim=ltrim($kata);
$pl=strlen($ltrim);

$rtrim=rtrim($kata);
$pr=strlen($rtrim);

echo"
kata asli = $kata mempunyai panjang $panjang<br><br>
trim = $trim mempuyai panjang $pt<br><br>
ltrim = $ltrim mempunyai panjang $pl<br><br>
rtrim = $rtrim mempunyai panjang $pr<br><br>
";

?>



Hasil outputnya



Semoga bermanfaat

Fungsi Strlen

| 0 comments

Fungsi strlen ini berfungsi untuk mengetahui panjang suatu karakter
Sebagai contoh:



Fungsi Strlen
<?

$teks="seberapa panjangkah";
$panjang=strlen($teks);

echo"
Teks asli: <u>$teks</u> <br>
Panjang Teks: $panjang
";

?>



$teks merupakan variabel yang isinya bebas kita inputkan
$panjang yang memakai fungsi strlen untuk menghitung seberapa panjang karakter $teks

Hasil output dari kode tersebut adalah:




Semoga bermanfaat

Fungsi Strcmp,Strcasecmp

| 0 comments

Fungsi strcmp ini sebagai alternatif perbandingan antar kata secara case sensitif, sedangkan strcasecmp perbandingan antar kata secara case insensitif, mungkin seperti itu..! :D
Ini scriptnya:



Fungsi Strcmp,Strcasecmp
<?
$kata1="satu";
$kata2="SATU";

if(strcmp($kata1,$kata2)==0){
echo"kata yang sama";
}else{
echo"kata yang berbeda";
}

echo"<hr>";

if(strcasecmp($kata1,$kata2)==0){
echo"kata yang sama";
}else{
echo"kata yang berbeda";
}

?>



Ini hasil outputnya:



Pada case sensitif bernilai false karena memperhatikan besar kecil huruf yang dibandingkan, lain halnya dengan case insensitif yang bernilai true karena tanpa memperhatikan huruf besar maupun kecil

Semoga bermanfaat


Fungsi strtoupper, strtolower, ucfirst, ucwords

| 0 comments

Skrng saya akan membahas masalah pengaturan font dengan menggunakan fungsi strtoupper(), strtolower(), ucfirst(), ucwords().
strtoupper digunakan untuk menjadikan semua kata menjadi huruf kapital, strtolowwer merupakan kebalikan dari strtoupper. Kalau ucfirst hanya menjadikan kata paling depan menjadi kapital, dan ucwords menjadikan huruf kapital perkata.



Scriptnya:

Fungsi strtoupper, strtolower, ucfirst, ucwords
<?
$kata="indonesia raya";

$upper=strtoupper($kata);
$lower=strtolower($kata);
$ucf=ucfirst($kata);
$ucw=ucwords($kata);

echo"
kata asli = $kata<br><br>

upper = $upper<br>
lower = $lower<br>
ucfirst = $ucf<br>
ucwords = $ucw <br>

";

?>



Hasil keluaran nya




Semoga bermanfaat


Fungsi empty

| 0 comments

Fungsi empty berguna untuk mengetahui apakah variabel yang dituju kosong atau berisi



fungsi empty
<?
$isi="<u>ini berisi</u>";
$kosong="";

echo"contoh teks $isi<br><br>";
if(empty($isi)){
echo"teks kosong<br><br>";
}else{
echo"teks berisi<br><br>";
}

echo"<hr>contoh teks $kosong<br><br>";
if(empty($kosong)){
echo"teks kosong<br><br>";
}else{
echo"teks berisi<br><br>";
}


?>




$isi bernilai false karena berisi akan tetapi $kosong bernilai true karena variabel kosong

Hasil keluaran




donlot artikel+kode lengkap



Fungsi ctype_alnum

| 0 comments

Fungsi ini berguna untuk mengetahui karakter, apakah berformat alphabet dan numeric atau bukan. Unutk memperjelasnya coba lihat kode di bawah ini



code ctype_alnum
<?
$teks="@#$%^";
$teks2="abc";
$teks3="abc123";
$teks4="123";

$tes=ctype_alnum($teks);
$tes2=ctype_alnum($teks2);
$tes3=ctype_alnum($teks3);
$tes4=ctype_alnum($teks4);

if($tes){
echo"Teks 1 mempunyai format alnum<br><br>";
}else{
echo"Teks 1 tidak mempunyai format alnum<br><br>";
}

if($tes2){
echo"Teks 2 mempunyai format alnum<br><br>";
}else{
echo"Teks 2 tidak mempunyai format alnum<br><br>";
}

if($tes3){
echo"Teks 3 mempunyai format alnum<br><br>";
}else{
echo"Teks 3 tidak mempunyai format alnum<br><br>";
}

if($tes4){
echo"Teks 4 mempunyai format alnum<br><br>";
}else{
echo"Teks 4 tidak mempunyai format alnum<br><br>";
}


?>



Keluaran dari script diatas




Pada teks terdapat karakter @#$%^ yang ternyata bukan merupakan alphabet maupun numeric sehingga bernilai false. Lain halnya dengan teks2, teks3, dan teks4 yang mempunyai format alphabet dan numeric sehigga bernilai true.


donlot artikel+kode lengkap

Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain

| 0 comments

* Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
* Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
* Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
* PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.


diambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/PHP

Sejarah PHP

| 0 comments

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs Personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.

Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP dirubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.


diambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/PHP